SEKILAS INFO
  • 1 tahun yang lalu - 40 Tahun Walhi, Perluas Konsolidasi, Pulihkan Demokrasi Untuk Keadilan Ekologis
  • 1 tahun yang lalu - Rampas, Sebuah Potret Buruk Perizinan Kebun Kayu
  • 1 tahun yang lalu - Waspada Covid 19 – Jangan Lupa Cuci Tangan – Lakukan Pola Hidup Sehat – #dirumahaja
WAKTU :
Diterbitkan :
Kategori : Energi Bersih Terbarukan / Infografis / Isu Perkotaan / Seminar dan Pelatihan
Komentar : 0 komentar

Dalam Seminar ini, isu yang dibahas seputar pengelolaan lingkungan hidup di perkotaan khususnya pengelolaan sampah. Isu ini penting mengingat pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru menjadi perhatian publik dan pemerintah nasional yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan kejadian adanya timbulan sampah serta tidak adanya proses pemilahan sehingga dari timbulan tersebut sebabkan polusi udara dan rusaknya ekosistem sungai dan tanah dari pembuangan air lindi. Dari kejadian tersebut Polda Riau telah menetapkan dua tersangka, namun sisi lain pemerintah Kota Pekanbaru belum memiliki inisiatif dalam hal merancang rencana induk pengelolaan sampah serta perbaikan tata kelola pemilahan sampah perkotaan.

Guna mendorong penyelesaian persoalan pengelolaan sampah di Pekanbaru, WALHI Riau menginisiasi sebuah gugatan warga negara. Gugatan ini ditujukan guna perbaikan dan pembaharuan kebijakan pengelolaan sampah di Pekanbaru. Selain itu, gugatan ini juga diharapkan mampu menjadi preseden baik perbaikan kebijakan dan tindakan pengelolaan sampah bagi beberapa kota besar lainnya di Riau.

Kegiatan ini memberikan pandangan terkait penegakan hukum sekaligus mengefektifkan kebijakan, politik anggaran dan pengawasan pengelolaan sampah agar dilakukannya pembatasan penggunaan plastik sekali pakai sekaligus melakukan penanganan pengelolaan sampah secara lebih baik di Kota Pekanbaru.

Narasumber :

Dosen Fakultas Hukum, UIR, Sri Arliana, S.H., M.H

Tema “Pengawasan dan     Implementasi Perda Pengelolaan Sampah Di Pekanbaru”

 

Wakil Koordinator Aliansi Zero Waste Indonesia Abdul Ghofar

Tema “Tantangan dan Penanganan Sampah Perkotaan”

 

LBH Pekanbaru, Noval Setiawan

Tema “Gerakan Warga Sipil Mendorong Tata Kelola Pengelolaan Sampah Perkotaan”

 

Dokumentasi kegiatan

Be Sociable, Share!
SebelumnyaSeminar Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan SesudahnyaPERTEMUAN DAERAH LINGKUNGAN HIDUP (PDLH) VI WALHI RIAU 2021
Nama-nama yang untung membeli sawit bahkan dari taman nasional dan yang lepas dari jeratan hukum – jika sawit jadi tanaman hutan Nama-nama yang untung membeli sawit bahkan dari taman nasional dan yang lepas dari jeratan hukum – jika sawit jadi tanaman hutan
PEKANBARU, 30 NOVEMBER 2021 – Sudah bukan rahasia lagi banyak nama pemain industri sawit, mulai dari pabrik kelapa sawit, perusahaan perkebunan hingga pemasok crude palm oil (minyak sawit mentah) terlibat...
Kenapa sawit tidak layak jadi tanaman hutan – sawit dalam hutan  dan ancaman kepunahan lokal satwa liar Kenapa sawit tidak layak jadi tanaman hutan – sawit dalam hutan dan ancaman kepunahan lokal satwa liar
PEKANBARU, 26 NOVEMBER 2021 – Temuan Eyes on the Forest selama 17 tahun mendapati dampak buruk praktek korporasi perkebunan kelapa sawit bagi hutan alam, dan keanekaragaman hayati. Dari temuan EoF...
Seminar Nasional “Sawit Sebagai Tanaman Hutan di IPB,” Forum Akademis Untuk Merusak Hutan Seminar Nasional “Sawit Sebagai Tanaman Hutan di IPB,” Forum Akademis Untuk Merusak Hutan
 Pekanbaru, 25 November 2021–Koalisi Eyes on The Forest (EoF) mengecam penyelenggaraan Seminar Nasional  “Permasalahan, Prospek dan Implikasi Sawit Sebagai Tanaman Hutan” yang bertentangan dengan tekad Pemerintah Indonesia untuk berkontribusi mengurangi...
Melindungi Wilayah Adat dari Ancaman Tambang & Kedok Kepentingan Umum Melindungi Wilayah Adat dari Ancaman Tambang & Kedok Kepentingan Umum
Pekanbaru, 13 November 2021—Mahkamah Agung melalui Putusan Putusan Nomor 13 P/HUM/2018 tanggal 31 Mei 2018 menyatakan Pasal 10 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 16 ayat (1) Peraturan Daerah...
Anak Muda Riau Kritik Sumber Daya Alam Jadi Ladang “Perburuan” Anak Muda Riau Kritik Sumber Daya Alam Jadi Ladang “Perburuan”
Tidak ada yg lebih buruk daripada mewariskan hutan yg hancur, lingkungan hidup yg rusak, dan punahnya keanekaragaman hayati. Pekanbaru 5 November 2021, Walhi Riau melakukan aksi damai penyelamatan bumi serta...
DISKUSI ANAK MUDA RIAU DAN LINGKUNGAN HIDUP DI RIAU DISKUSI ANAK MUDA RIAU DAN LINGKUNGAN HIDUP DI RIAU
Riau memiliki lahan gambut seluas 4,04 jt hektar yang merupakan 56,1 % luas total gambut di Sumatera. Kondisi ini tidak sepenuhnya baik, tahun 2017 disebutkan 2.4 juta hektar dalam kondisi...


TINGGALKAN KOMENTAR